sociology adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan sosial manusia dalam bermasyarakyat. bapak sosiologi bernama Aguste comte. Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu “Socius” yang berarti kawan, sedangkan “Logos” berarti ilmu pengetahuan namun pada umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.
PERSPEKTIF DALAM SOSIOLOGI
- Perspektif struktural fungsional
Teori atau perspektif struktural fungsional adalah teori yang paling besar pengaruhnya dalam ilmu sosial. Tokoh tokoh yang pertama kali mencetuskan fungsional yaitu Auguste Comte, Emile Durkheim dan Herbert Spencer. Menurut teori struktural fungsional, masyarakat sebagai suatu sistem memiliki struktur yang terdiri dari banyak lembaga, di mana masing-masing lembaga memiliki fungsi sendiri-sendiri. Menurut Durkheim masyarakat adalah sebuah kesatuan dimana didalamnya terdapat bagian bagian yang dibedakan. Bagian-bagian dari sistem tersebut mempunyai fungsi masing masing yang membuat sistem menjadi seimbang. Bagian tersebut saling interdependensi satu sama lain dan fungsional, sehingga jika ada yang tidak berfungsi maka akan merusak keseimbangan.
2. Perspektif konflik
Konflik menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Manusia tidak akan pernah terlepas dari konflik, karena manusia hidup bermasyarakat dan dalam bermasyarakat itu sendiri terdapat struktur yang mengatur sedemikian rupa sehingga terbentuklah suatu tatanan masyarakat yang kompleks. Selain itu, interaksi sosial yang terjadi dalam bermasyarakat juga menjadi pemicu terjadinya konflik. Interaksi didalamnya juga diatur oleh struktur sosial yang mengatur perilaku dan mempengaruhi personal seseorang atau bahkan membentuknya. Kesimpulannnya, interaksi sosial yang diatur oleh struktur sosial akan menimbulkan konflik dan akan membentuk personalitas manusia.
Menurut Karl Marx masyarakat terus menerus berada dalam konflik dan konflik yang mendorong terjadinya penyimpangan. Konflik ini bukanlah mengenai konflik konsensus atau penyesuaian, melainkan konflik antara kepentingan bersaing untuk sumber daya alam yang terbatas. Marx juga melihat perubahan yang terjadi ini sebagai perubahan tiba-tiba atau bahkan revolusoner, bukan perubahan tambahan. Dalam perspektif ini, hal yang perlu ditekankan adalah dominasi dari satu pihak. Karena dominasi ini, terjadilah perubahan sosial. Pendekatan yang dilakukan oleh persepektif ini adalah menjelaskan suatu masalah dari struktur atau kelas sosial yang ada. Sehingga akan dilihat, manakan struktur atau kelas yang mendominasi dan menyebabkan timbulnya masalah atau konflik.
3. Perspektif interaksionalisme simbolik
perspektif ini memusatkan perhatian pada interaksi antara individu dengan kelompok, terutama dengan penggunaan simbol-simbol, antara lain tanda, isyarat, dan katakata baik lisan maupun tulisan. Atau dengan kata lain perspektif ini meyakini bahwa orang dapat berkreasi, menggunakan, dan berkomunikasi melalui simbol-simbol. Tokoh-tokoh yang terkenal sebagai penganut perspektif ini adalah George Herbert Mead dan W.I. Thomas